Loading...

8 Kiat dan Tips Sukses dalam Hidup


Saya pikir Anda akan setuju jika saya mengatakan:

“Sangatlah sulit untuk mencapai kesuksesan dalam hidup.”

Kabar baiknya,

Untuk mencapai kesuksesan dalam hidup, tidaklah sesulit yang Anda bayangkan jika Anda mengetahui kuncinya.

Dalam artikel ini, Anda akan mempelajari semua hal yang perlu Anda ketahui untuk mencapai kesuksesan dalam hidup lebih cepat dari yang Anda bayangkan.

Mari kita mulai.


Semua orang menginginkan kesuksesan dan belajar tentang kunci menuju kesuksesan. 

Semua orang ingin memiliki kehidupan yang bahagia, sehat, melakukan pekerjaan yang berarti, dan mencapai kemandirian finansial. 

Setiap orang ingin membuat perbedaan didunia, menjadi signifikan, untuk memiliki dampak positif pada orang-orang di sekitarnya. 

Setiap orang ingin melakukan sesuatu yang indah dengan hidupnya.

Berulang kali, saya telah menemukan bahwa kunci sukses adalah satu bagian informasi, satu ide pada saat yang tepat,dalam situasi yang tepat, kemudian mengubah hidup Anda. 

Saya juga belajar bahwa kebenaran yang agung itu sederhana.

Berikut 8 kunci kesuksesan dalam hidup yang bisa Anda terapkan sekarang juga:


#1. Bangun Lebih Awal

Hal yang sama didapatkan oleh orang sukses dan orang yang gagal adalah waktu 24 jam sehari semalam.

Perbedaan antara orang sukses dan orang gagal adalah:

Orang sukses menggunakan waktu mereka untuk hal-hal produktif, sedangkan orang yang gagal menghabiskan waktu mereka dengan hal sia-sia.

Orang sukses sibuk meningkatkan kualitas (value) dirinya, sedangkan orang gagal sibuk menghibur diri mereka dengan kesenangan sementara seperti bermain game seharian.

Orang sukses selalu bangun lebih awal, dengan bangun lebih awal banyak hal yang bisa dilakukan.

Jika Anda ingin sukses, bangunlah lebih awal agar lebih banyak hal dapat dilakukan.

Berikut pesan dari CEO Alibaba, Jack Ma:


Bagaimana cara mudah bangun lebih awal di pagi hari?

Mel Robbins telah menulis buku tentang “Aturan 5 detik” atau “5 Second Rule”.

Buku ini telah membantu lebih dari 100rb orang di 80 negara untuk bangun lebih awal di pagi hari.

Luar biasa bukan?

Kabar baiknya,

Anda tidak harus memiliki buku tersebut, cukup dengan menonton video berikut ini dari awal sampai akhir dan mulai menerapkan aturan “5 Second Rule” setiap pagi selama 3 bulan berturut-turut.

Anda akan terkejut jika bangun pagi lebih awal setiap harinya.

Tonton video berikut:


#2. Tetapkan Target Yang Jelas

Beberapa bulan yang lalu Brian Tracy, Chief Excecutive Officer (CEO) dari Brian Tracy International. Memaparkan sebuah teknik untuk menetapkan target yang disebut “SMARTGOALS”.

Smart Goals merupakan teknik yang sangat, sangat, sangat bagus untuk menetapkan goal Anda.

Apa itu SMARTGOALS?

Bagaimana menggunakannya dengan benar?

Seberapa penting kontribusinya terhadap kesuksesan?

Mari kita mulai,

SMART GOALS didefinisikan sebagai sasaran dengan kriteria spesifik - kriteria yang mudah diingat dengan menggunakan akronim SMART.

Mungkin terdengar rumit, tapi sebenarnya tidak.

Perhatikan gambar berikut untuk lebih jelasnya:

Mari kita urai satu-persatu:

1. Specific (spesifik)

Goal atau target yang bagus tidak ambigu. Sebaliknya, Anda harus memiliki tujuan yang jelas dan ringkas yang dapat Anda tetapkan.

Misalnya:

Dari pada mengatakan “Saya ingin memiliki tubuh yang lebih baik”, Anda bisa mengatakan“Saya ingin menurunkan berat badan lima kilogram bulan ini”.

Anda dapat melihat bagaimana contoh terakhir jauh lebih spesifik, itulah target yang lebik baik.


2. Measurable (terukur)

Mengukur kemajuan dari goal Anda penting untuk membuat Anda termotivasi.

Hal ini memungkinkan Anda untuk merayakan kemenangan ketika Anda berhasil dan mengevaluasi ketika Anda gagal.

Ini ide yang bagus, untuk selalu memiliki aspek dari tujuan Anda yang dapat diukur dan dievaluasi.


3. Achievable (dapat diraih)

Terlalu banyak orang yang jatuh ke dalam perangkap penetapan target yang mustahil bagi diri mereka sendiri.

Meskipun tujuan yang mustahil dapat mendorong Anda maju untuk sementara waktu, tapi akhirnya Anda akan menyerah. Alih-alih mustahil.

Tujuan Anda harus menantang namun dapat di capai.

Sebelum Anda menetapkan tujuan, pastikan Anda benar-benar dapat membayangkan diri Anda mencapainya.

 

4. Relevant (relevan)

Tidak semua goal sama berharganya dengan yang lain. Kecuali jika tujuan hidup Anda relevan dengan keseluruhan rencana hidup Anda. dengan kata lain, hidup Anda berjalan mulus tanpa ada hambatan sama sekali.

Jika demikian,disaat Anda mencapai tujuan Anda, seperti tidak mencapai apa pun.

Untuk memastikan bahwa tujuan hidup Anda bermanfaat, pastikan bahwa mencapainya akan memberikan manfaat positif bagi hidup Anda. 

 

5. Timely (Tenggat Waktu)

Target yang baik harus memiliki tenggat waktu (deadline).Misalnya, dari pada mengatakan “Saya ingin mulai membaca lebih banyak buku”Anda lebih baik mengatakan “Saya ingin membaca dua belas buku dalam enam bulan kedepan”.

Anda dapat melihat bagaimana orang yang menetapkan tujuan kedua akan jauh lebih termotivasi untuk berhasil.

Hal ini dikarenakan, mereka memiliki tenggat waktu dalam pikiran untuk tujuan mereka.


#3. Tingkatkan Standar Anda

Anda tahu orang sukses secara finansial seperti Bill Gates, Warren Buffet, dan Jack Ma selalu meningkatkan standar mereka.

Mustahil bagi Anda untuk mencapai kesuksesan jika Anda tidak meningkatkan standar Anda.

Untuk meningkatkan standar, Anda butuh tindakan (action). Jika Anda ingin meningkatkan standar Anda tanpa tindakan, tidak ada harapan bagi Anda untuk naik level.

Tony Robbins telah memberikan formula bagaimana meningkatkan standar Anda.

Berikut caranya:

Cara untuk meningkatkan standar Anda adalah dengan mengganti kata “Shoulds” menjadi “Musts”.

Mungkin terdengar rumit, tapi sebenarnya tidak.

Apa itu Should?

Apa itu Must?

Should dan Must jika diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia artinya “HARUS”. Akan tetapi, Should dan Must memiliki level “Keharusan” yang berbeda.

Should lebih kepada Saran (tidak memaksa),sedangkan Must adalah Wajib (besifat memaksa).

Dengan kata lain, jika Anda ingin meningkatkan standar Anda, anda harus memaksakan diri Anda untuk bertindak (take action).

Berapa kali Anda mengatakan kepada diri sendiri apa yang “harus” Anda lakukan?

#1. Saya seharusnya (should) menurunkan berat badan.

#2. Saya seharusnya (should) lebih percaya diri.

#3. Saya seharusnya (should) menghasilkan lebih banyak uang.

#4. Saya seharusnya (should) memiliki hubungan yang lebih bergairah.

Biasanya itu selalu Anda ucapkan di awal tahun, akan tetapi beberapa bulan kemudian Anda tidak melakukan apa-apa (do nothing).

Kenapa hal ini terjadi?

Sederhana,karena Anda tidak memaksakan diri Anda untuk melakukannya.

Karena list diatas hanya bersifat “Saran” bukan “Wajib”.

Mari kita rubah list diatas menjadi seperti berikut:

#1. Saya wajib (must) menurunkan berat badan.

#2. Saya wajib (must) lebih percaya diri.

#3. Saya wajib (must) menghasilkan lebih banyak uang.

#4. Saya wajib (must) memiliki hubungan yang lebihbergairah.

Baca berulang-ulang dan rasakan sendiri perbedaannya.


#4. Keluar dari Zona Nyaman (Comfort Zone)

Banyak dari kita berusaha untuk merasa nyaman. Melepaskan zona nyaman itu dapat menciptakan ketakutan yang nyata. 

Anda mungkin khawatir bahwa dengan melangkah keluar dan melakukan sesuatu yang selalu ingin Anda lakukan atau menggapai lebih banyak dapat membuat kenyamanan Anda terancam. 

Anda mungkin mempertaruhkan penghasilan tetap atau gaya hidup Anda. Anda mungkin tidak bisa mendapatkan TV layar datar 65” dengan suara surround. 

Jika Anda membiarkan zona nyaman Anda menjadi penjara, Anda harus tahu bahwa itu bekerja melawan Anda, bukan untuk Anda.

Jadi bagaimana Anda keluar zona nyaman?

Pikirkan saat-saat ketika Anda mengambil kesempatan dan berhasil. 

Ingat bagaimana kemenangan terasa dan betapa berharganya itu untuk mencapai suatu tujuan. 

Kemungkinannya, ini adalah saat ketika Anda melangkah keluar dari zona nyaman Anda. 

Harap diingat bahwa mengambil risiko dan menjadi berani tidak sama dengan menjadi gegabah. 

Saya tidak pernah menyarankan Anda menjadi gegabah. 

Tetapi saya tahu bahwa hidup sering kali paling baik dijalani di zona nyaman Anda. 

Mengubah rasa takut menjadi kegirangan dan antisipasi adalah cara lain untuk menggunakannya sebagai bahan bakar menuju kesuksesan Anda.


#5. Ubah Mindset Anda

Tim Grover mantan pelatih pribadi Michael Jordan, mengatakan:

Ya, tubuh kita memiliki batas, tapi pikiran tidak.

Jika Anda berpikir pikiran Anda memiliki batas, itu artinya Anda harus merubah mindset Anda.

Jika Anda terus berpikir pikiran Anda memiliki batas, maka Anda juga akan membatasi diri Anda untuk terus tumbuh dan berkembang.

Jika Anda perhatikan di sekeliling Anda, anda akan melihat ada banyak orang-orang yang mencapai hal-hal besar dengan fisik yang terbatas.

Nick Vujicic contohnya, terlahir tanpa tangan dan kaki. Akan tetapi, dia hampir dapat melakukan semua hal yang dilakukan orang-orang normal.

Nick Vujicic juga memiliki istri yang sangat cantik yaitu Kanae Miyahara.

Tonton Video Berikut:

Apa itu mindset?

Mindset adalah hasil program dari yang Anda alami atau yang Anda dapatkan selama ini dari orang tua,sekolah, adat, budaya, dan linkungan.

Mungkin terdengar rumit, tapi sebenarnya tidak.

Mari kita perjelas,

Dengan kata lain, mindset adalah jumlah dari pengetahuan Anda, termasuk keyakinan dan pikiran tentang dunia dan termasuk diri Anda di dalamnya. 

Ini adalah filter Anda untuk informasi yang Anda dapatkan dan yang Anda terapkan. Jadi mindset menentukan bagaimana Anda menerima informasi dan bereaksi.

Secara default, mindset Anda terbentuk dari apa yang Anda alami saat ini.

Contoh:

Jika saat ini Anda sedang sakit, Anda akan berpikir “Saya tidak bisa bekerja karena sedang sakit”.

Itulah mindset default manusia.

Tahukah Anda,orang sukses tidak pernah berpikir seperti itu.

Jika Nick Vujicic berpikir seperti yang dialaminya saat ini,

Bisakah dia Berjalan?

Bisakah dia Berenang?

Bisakah dia Surfing?

Bisakah dia Sukses?

Bisakah di memiliki istri yang cantik seperti Kanae Miyahara?

Jika dia berpikir seperti yang dialaminya saat itu, maka dia akan berpikir “Saya tidak bisa melakukan apa pun karena tidak punya tangan dan kaki”.

Akan tetapi Nick justru berpikir sebaliknya “Saya bisa melakukan apa pun, walaupun saya tidak punya tangan dan kaki”.

Seperti itulah pola pikir (mindset) seorang pemenang.

Jika Anda ingin menjadi seorang pemenang, ubah mindset Anda sekarag juga!. 


#6. Baca Lebih Banyak Buku

Anda tidak hidup cukup lama untuk mengetahui semuanya sendiri. Dan betapa sia-sianya hidup Anda jika Anda mencoba dan gagal untuk mendapatkan pelajarannya.

Ada banyak hal yang perlu Anda pelajari untuk sukses, dan Anda tidak harus belajar semua rahasia menuju sukses dari pengalaman pribadi Anda sendiri.

Karena itu akan memakan banyak waktu Anda.

Jika Anda ingin sukses dengan cepat, bacalah lebih banyak buku.

Ada banyak buku diluar sana, dan Anda tidak harus mempelajari semua buku.

Anda hanya perlu membaca lebih banyak buku tentang problem yang sering Anda hadapi.

Misalnya, jika Anda sering memiliki masalah dengan mengatur waktu. Banyaklah membaca buku tentang managemen waktu.

Sederhana bukan?

Tai Lopez, Seorang Pengusaha, Investor, dan Author sukses yang memiliki garasi mobil paling bergengsi di Amerika, membaca 1 buku per hari dan telah membaca lebih dari 5000 buku.

Sekarang dia memiliki salah satu klub buku terbesar di dunia dengan 1,4 juta orang di 40 Negara.

Bill Gates, membaca sekitar 50 buku dalam setahun.

Mark Cuban, membaca lebih dari 3 jam sehari.

Mark Zuckerberg, memutuskan untuk membaca buku setiap dua minggu sepanjang 2015.

Oprah Winfrey, memilih salah satu buku favoritnya setiap bulan untuk anggota Klub Buku-nya membaca dan berdiskusi.

Jika Anda perhatikan kebiasaan orang-orang sukses, mereka adalah pembaca yang ulung.

Jika Anda ingin sukses seperti mereka, bacalah lebih banyak buku.


#7. Fokus pada PROSES,bukan HASIL

Salah satu penemuan terbesar umat manusia adalah hukum sebab-akibat (law cause and effect).

Perhatikan saya menggunakan kata “hukum” diatas, kata hukum berarti berlaku untuk apa pun dan untuk siapapun.

Sama halnya dengan hukum gravitasi, tidak peduli apakah Anda orang kaya, orang miskin,orang timur, orang barat. Anda tetap saja jatuh ke bawah.

Itulah yang dimaksud dengan hukum.

Proses merupakan Sebab (cause), dan Hasil adalah akibat (effect).

Jika Anda berfokus pada hasil, maka Anda akan menjadi orang yang Money Oriented.

Orang yang berorientasi uang (money oriented) sulit untuk sukses. Jika pun sukses tidak akan bertahan lama. Hal ini disebabkan karena cenderung mengabaikan KUALITAS.

Orang sukses selalu berfokus pada proses, dengan kata lain berfokus pada membangun kualitas.

Orang sukses selalu meningkatkan kualitas diri mereka setiap harinya. Karena dia tahu“Sukses bukan sesuatu yang dikejar, tetapi sesuatu yang ditarik dengan menjadi orang yang menarik.”

Berikut kutipan dari Motivator Amerika, Jim Rohn:

“Sukses bukanlah sesuatu yang Anda kejar. Apa yang Anda kejar akan menghindari Anda. Seperti mencoba mengejar kupu-kupu. Sukses adalah sesuatu yang Anda tarik dengan menjadi orang yang menarik.”


#8. Disiplin

Tai Lopez mengatakan:

“To be successful in life, hard work is not enough”

Ya, untuk mencapai kesuksesan, kerja keras tidaklah cukup. Jika sukses hanya memerlukan kerja keras mungkin semua kuli bangunan sukses.

Oleh sebab itu dibutuhkan disiplin yang tinggi untuk mencapai tujuan Anda.

Disiplin adalah tentang konsistensi, komitmen, kegigihan, dan termasuk didalamnya kerja keras (hard work).

Konsistensi adalah “tetap bertahan walaupun hasilnya belum terlihat.”

Jika Anda pergi ke Gym dan melakukan beberapa latihan, lalu kembali kerumah dan melihat kecermin.

Apa yang Anda lihat?

Belum ada perubahan apa-apa bukan?

Keesokan harinya Anda kembali ke gym dan melakukan beberapa latihan, lalu kembali kerumah dan melihat kecermin.

Apa yang Anda lihat?

Belum ada perubahan apa-apa bukan?

Apakah karena tidak terlihatnya perubahan pada fisik Anda, anda berhenti ke gym dalam 2 minggu pertama?

Tentu tidak bukan?

Itulah yang disebut “KONSISTEN”.

Jika Anda ingin mendapatkan hasil seperti yang Anda inginkan, Anda harus disiplin.Dengan kata lain, anda harus komitmen, konsisten, gigih, dan kerja keras.


#Mindset #Inspirasi #Sukses

Share:

Comments

Leave a comment