Loading...

10 Cara Mudah Mengubah Mindset Tetap menjadi Mindset Bertumbuh


Menurut Profesor Carol S. Dweck, ada dua jenis pola pikir (mindset).

Yaitu: Fixed Mindset (mindset tetap) dan Growth Mindset (mindset bertumbuh).

Fixed Mindset atau mindset tetap, adalah orang-orang yang percaya bahwa kualitas mereka adalah sifat yang tetap bawaan lahir dan tidak dapat diubah.

Orang-orang dengan mindset tetap ini, cenderung menghindari tantangan dan memilih bermain aman dengan berbagai alasan.

Orang-orang dengan mindset tetap, juga cenderung berfokus pada hasil instan dan tidak suka dengan proses yang rumit.

Growth Mindset atau mindset bertumbuh, adalah orang-orang yang percaya bahwa pembelajaran dan kecerdasan mereka dapat tumbuh seiring waktu dan pengalaman.

Orang-orang dengan mindset bertumbuh ini, cenderung menyukai tantangan, karena mereka meyakini tantangan akan membuat mereka tumbuh menjadi lebih baik.

Orang-orang dengan mindset bertumbuh, juga cenderung berfokus pada proses dibandingkan hasil, karena mereka menyadari bahwa proseslah yang membuat mereka menjadi seperti yang mereka inginkan.

Pada artikel ini, saya akan berbagi kepada Anda bagaimana mengubah mindset dari fixed mindset menjadi growth mindset.

Tidak hanya itu,

Saya juga akan berbagi kepada Anda bagaimana agar Anda tidak terjebak kedalam fixed mindset.

Mari kita mulai.

 

#1. Lihat tantangan sebagai peluang

Hidup penuh dengan tantangan yang terus menuntut kita untuk mengambil keputusan-keputusan penting.

Berani mengambil tantangan memiliki peran besar dalam pengembangan diri Anda.

Semakin sering kita menantang diri sendiri, semakin besar peluang yang kita miliki untuk belajar dan tumbuh.

Tantangan baru sama dengan peluang baru.

Memulai tantangan baru mungkin menakutkan karena resiko kegagalan.

Ini dapat mengakibatkan terhindar dari berbagai tantangan dan kembali ke jalan yang biasa, berpegang pada alasan yang kita katakan pada diri sendiri sehingga kita tetap berada di zona nyaman.   

Yang benar adalah, tinggal di zona nyaman Anda karena Anda takut untuk keluar bisa menjadi tidak nyaman.

Jika Anda menghindari tantangan, Anda tidak memberi diri Anda kesempatan untuk belajar dan tumbuh.

Dengan demikian, Anda akan terjebak kedalam mindset tetap (Fixed Mindset).

 

#2. Gunakan strategi belajar yang tepat

Jika Anda dapat mengidentifikasi cara terbaik untuk belajar, maka Anda dapat menghemat waktu Anda dalam belajar.

Setiap orang memiliki gaya belajar yang berbeda, dan tugas Anda adalah menemukan gaya belajar yang cocok menurut Anda.

Gaya belajar berhubungan dengan pendekatan pembelajaran yang berbeda yang Anda temukan sebagai cara yang paling efektif untuk belajar.

Cara terbaik untuk mengetahui cara belajar yang cocok bagi Anda adalah dengan banyak mencoba gaya belajar yang berbeda.

Dengan demikian, Anda akan menemukan gaya belajar yang cocok bagi Anda didalam prosesnya.

Ketahui cara belajar yang tepat bagi Anda dan gunakan cara itu untuk mempelajari hal-hal baru.

 

#3. Yakini bahwa otak memiliki kemampuan untuk berubah sepanjang hidup

Otak Anda membentuk koneksi baru sepanjang hidup yang memungkinkannya melakukan penyesuaian ketika dihadapkan pada situasi baru atau lingkungan baru.

Neuroplastisitas menjelaskan bagaimana otak Anda dapat dilatih kembali dan di tata ulang.

Ini menunjukkan bahwa selalu ada ruang bagi otak untuk tumbuh.

Jika Anda menyadari bahwa otak Anda terus berubah, maka Anda cenderung mengadopsi mindset bertumbuh (Growth Mindset).

 

#4. Utamakan pembelajaran daripada persetujuan

Ketika Anda lebih peduli tentang mendapatkan persetujuan dari orang lain daripada tentang mempelajari hal-hal baru, Anda telah melepaskan potensi Anda untuk tumbuh.

Jangan hiraukan tentang apa yang orang lain pikirkan tentang Anda, sebaliknya fokuslah pada memperbaiki diri sendiri untuk keuntungan Anda sendiri.

 

#5. Fokus pada proses, bukan hasil

Orang-orang yang memiliki mindset bertumbuh (Growth Mindset) sering sangat selaras dengan kecerdasan dan kemauan mereka belajar.

Mereka memahami bahwa setiap pertumbuhan akan menjadi proses dan membuat tujuan proses mereka sendiri untuk membatu mereka mencapai proses akhir.

Sangatlah penting untuk menikmati proses belajar sehingga Anda dapat memperoleh yang terbaik dan terbuka untuk proses selanjutnya.

Salah satu hal terpenting tentang proses belajar adalah pelajaran tak terduga yang dapat Anda ambil sepanjang hidup.

 

#6. Miliki tujuan yang jelas

Orang-orang dengan mindset bertumbuh (Growth Mindset) selalu memiliki tujuan jangka panjang dan memiliki tujuan hidup yang lebih besar.

Tanyakan kepada diri Anda sendiri apa tujuan dari pekerjaan yang Anda lakukan.

Apakah Anda melakukannya karena Anda menikmatinya, atau itu bagian dari tujuan yang lebih besar?

Selalu bekerja dengan tujuan agar Anda memiliki motivasi untuk tetap bekerja.

 

#7. Belajar memberi dan menerima kritik yang membangun

Jadikan kritik sebagai cara untuk belajar dan tumbuh.

Jika Anda memiliki kelemahan dan seseorang dapat menunjukkan hal itu kepada Anda, anggap itu sebagai hadiah yang membuat Anda menyadari kesalahan Anda sehingga Anda bisa fokus pada peningkatan diri Anda.

Kritik yang benar terkadang terasa pahit, tapi jadikan itu pil pahit yang sangat dibutuhkan untuk kesembuhan pasien.

Akan tetapi, penting juga bagi Anda untuk mengabaikan kritik yang tidak membangun seperti kritik pada warna kulit atau fisik lainnya.

 

#8. Review pelajaran Anda setiap hari

Pastikan untuk menyerap semua yang Anda pelajari setiap hari, apakah ini berarti menuliskan poin-poin utama setiap hari atau melakukan sedikit riset lebih lanjut tentang topik yang paling menarik minat Anda.

Jangan biarkan apa yang telah Anda pelajari dari hari ke hari hilang begitu saja.

Tulisankan dalam jurnal atau buatlah catatan permanen lainnya.

Minimal duduk dan renungkan ide tentang apa yang Anda pelajari dan biarkan semua pelajaran meresap kedalam otak Anda.

 

#9. Belajarlah dari kesalahan orang lain

Anda tidak selalu ingin membandingkan diri Anda dengan orang lain, tetapi penting untuk melihat bahwa orang lain memiliki kelemahan yang sama dengan Anda.

Ketika Anda melihat seseorang melakukan kesalahan dan mengenali bagaimana hal itu seharusnya dilakukan dengan benar, ingatlah itu untuk kedepannya ketika Anda berada di situasi yang sama.

Anda bahkan dapat menempatkan diri Anda pada posisi mereka untuk saat ini dan berpura-pura bahwa Anda yang membuat kesalahan, dan mencoba untuk belajar dari kesalahan tersebut secara langsung.

 

#10. Lakukan sesuatu berdasarkan passion

Anda harus memiliki gairah (passion) untuk apa yang Anda lakukan sehingga Anda dapat menikmati setiap prosesnya.

Memiliki minat dan gairah yang mendalam pada pekerjaan Anda adalah salah satu hal terpenting untuk membuat Anda tetap termotivasi setiap harinya.

Untuk mencapai tujuan jangka panjang, Anda harus memiliki kemampuan untuk membuat Anda tetap termotivasi dan tetap di jalur dalam jangka waktu yang lama.

Sulit bagi Anda untuk bertahan di dalam prosesnya jika Anda tidak melakukan sesuatu berdasarkan passion.

 

Kesimpulan

Dengan melihat tantangan sebagai peluang, berarti Anda memberikan kesempatan kepada diri Anda untuk tumbuh, dan tidak terjatuh kedalam fixed mindset.

Ketahuilah cara belajar yang tepat bagi Anda dan gunakan cara itu untuk mempelajari hal-hal baru.

Yakini bahwa otak memiliki kemampuan untuk berubah sepanjang hidup.

Hiraukan tentang apa yang orang lain pikirkan tentang Anda, dan fokuslah pada memperbaiki diri sendiri untuk keuntungan Anda sendiri.

Fokuslah pada proses bukan hasil serta miliki tujuan yang jelas untuk jangka panjang.

Jadikan kritik sebagai cara untuk belajar dan tumbuh serta lakukan sesuatu berdasarkan passion.


#Mindset #Inspirasi #Sukses #Motivasi

Share:

Comments

Leave a comment